Pernah merasa sibuk banget sampe rasanya tenggelam dalam duniamu sendiri?

Pernah ngerasa lelah sekali sampe pengen rasanya menekan tombol pause dan menarik napas sejenak?

Pernah ngerasa tidak tahu harus mulai mengerjakan yang mana karena terlalu banyak yang harus dilakukan?

Saya sedang merasakannya, dan saya capeeeeeek sekali…

Saat lulus kuliah saya bertekad untuk bekerja sesuai bidang yang saya sukai, dan total menekuninya. Dan kini setelah sudah bergelut didunia yang saya mau, mulai disibukkan dengan rutinitas-rutinitas pekerjaan, saya mulai dipercaya menangani beberapa proyek lumayan besar yang dalam penyelesaiannya memerlukan totalitas yang sungguh-sungguh. Beberapa berhasil, dan beberapa lagi sedang dalam proses. No problem, semua puas dan saya dianggap berhasil.

Tapi semua berbalik menjadi menjengkelkan ketika tugas demi tugas dilimpahkan tanpa akhir. kalimat pamungkas seperti; “saya lihat kamu mampu, jadi kerjakanlah”, menjadi momok yang menakutkan. Saya senang kemampuan saya dihargai, tapi bukan begini seharusnya. Ada kesalahan dalam sistem pembagian tugas dalam pekerjaan saya saat ini, dimana punishment untuk yang tidak berprestasi adalah tidak ada kerjaan, dan reward untuk yang dianggap berhasil adalah bekerja tanpa henti.

Jadi tadi siang, saya mengambil keputusan yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya. Saya berkata; “Maaf, saya jenuh. Saya menghargai kepercayaan yang diberikan, tapi saya mengundurkan diri dari proyek ini”.

13 Komentar

  1. MANTABS!!!

    Diantara semua kelebihan yang ada pada dirimu, satu kekuranganmu yang dapat membahayakan adalah ketidakmampuanmu berkata TIDAK…

  2. konsep reward dan punishment yang membingungkan, dan berani bersikap adalah sebuah prestasi.

  3. @ Manusiasuper

    Berkata tidak setelah banyak diomeli dan dikomplen.

    @Pakacil

    Ini contoh reward dan punishment yang melegenda di instansi dengan manajemen lama Pak.

  4. wah
    salut deh
    lugas dan cerdas :)

  5. welcome to my world :(

  6. @ Achoey sang khilaf

    Perlu keberanian ekstra buat nolak, he…

    @ Mina

    Ngerasa hal yang sama, bu? Cape tanpa ujung ya?

  7. brani bersikap tuh acungan jempol brani nolak jga dua acungan jempol… jadi sama2 jempol wokke… pisss bu….

  8. sabar ya mbak :)

    dan tetap semangat ;)

  9. ayo semangat :D

  10. sabar jeng… sabar…… :)

  11. cob untuk membunuh jenuh itu sejenak, BUNUH !!

  12. saya turut mendukung si marning alias warmorning, bunuh, bunuh *sok ngerti*

  13. Belum pernah dapet proyek :(

    (emang gak berprestasi sih)


Tulis sebuah Komentar

*
*